Apakah cukup?
Tentu saja secara diplomatis jawaban yang akan saya jawab adalah tidak!
Tuhan selalu punya lebih banyak karunia daripada yang disadari oleh manusia. Hanya saja, pikiran manusia terbatas dalam mengategorikan nikmat dan karunia tersebut. Baiklah, saya telah menjalani sekian bulan di tahun 2012 yang sedikit asam manis rasanya. Untuk itu, rasanya saya perlu berterima kasih pada banyak hal, banyak orang, banyak kejadian, dan masih banyak lagi hal lain yang mungkin sebenarnya tidak cukup jika hanya disebutkan dalam nominal sepuluh saja. Tapi, baiklah, sepuluh hal yang sangat saya syukuri tersebut adalah sebagai berikut.
1. Saat-saat menelepon Mamak di rumah. Terima kasih kepada Bunda saya, Ibu terbaik di seluruh dunia yang dengan sangat rela dan tabah menerima segala bentuk keluh kesah yang saya sampaikan. Bagi saya, kekasih terbaik saya saat ini adalah Ibu saya. Orang yang bisa kapan saja siap menampung cerita, gelisah, kesedihan, kegembiraan, dan hal-hal geje lainnya. Love you, Mom. As always! 
Terima kasih juga buat Mas Ekoku yang paling ganteng sedunia akhirat, Abang yang selalu tahan ditelepon malem-malem tapi ga pernah bisa ditelepon pagi-pagi karena pasti hapenya dinonaktifkan, tetap berbahagia baik di darat atau di laut ya, jangan masuk angin, tetap sehat, kalau koki Thailand yang di kapal masakannnya ga enak, protes aja! tetap kirimi adikmu uang untuk menyambung hidup di kota ini yaa. peluk ciyum dari jauh. :*
2. Momen-momen bersama supergirlies yang luar biasa cantik dan baik hatinya, Iffah, Lia, Vida, Asa, dan Devi yang tanpa kesemuanya niscaya hari-hari saya menjadi sedemikian kelabu dan galau. Hahhaha… Percaya sekali kalau kalian adalah salah satu sumber kekuatan saya hingga mungkin nanti kita sama-sama merampungkan studi di kampus. #okesip?
3. Terima kasih untuk nduk-ndukku (bukan serangga dalam bahasa Bangka), Muchun dan Nyik, yang semuanya rela stay with me in the night spending our time together. Kalian memang juaraa! Walaupun Nyik gagal mendapatkan doorprize kipas angin dari acara senam sehatnya Muchun, kita harus berhasil mendapatkan Yamaha Byson atau Paket Wisata Karimunjawa pada acara selanjutnya, atau kipas pun tak masalah. hahahaha… yayaya…
4. Kesempatan untuk mengenal dan memahami Ardian, sosok yang telah mengajarkan saya bagaimana untuk tidak bersikap naif lagi dalam menjalani hidup. Salam buat Mbaknya ya, selamat menjalani hidup yang baru
5. Momen wisuda Bang Tyo. Akhirnya bisa ketemu Bang Dika setelah lama ga ketemu. Juga ketemu Pakde yang bikin kangen setengah mati sama Bapak di rumah karena kemiripan yang dimiliki antara keduanya. Juga ketemu sama budeku yang cantik sekali, Sayangnya, kenapa respon orang yang udah lama ga ketemu saya selalu bilang kalau saya tambah kuruuus? aaaaaakk… Pakde Bude juga bilang gituh 
6. RESEPSI MBAK INDAH & MAS KIKIII…. aaaaakk, semoga langgeng dunia akhirat ya mbakku yang cantik. Gara-gara resepsi ini juga akhirnya bisa ketemu sama LAMTIAR ALIKA FABRIAN. How I miss him so much 
Sekarang Tole udah sedemikian gedenya. Tapi tetep saja kangen saya belum ilang karena hanya ketemu sebentar aja pas acara resepsi kemarin itu. Hmm. tapi mau bagaimana lagi? Yang jelas saya bisa lihat betapa bahagianya anak satu itu. haha.. Mbak wik sayang tolee….
7. Mata Kuliah Seminar Filologi yang akhirnya membuat saya benar-benar jatuh cinta dengan dunia pernaskahan klasik. Bu Kun Zahrun dan Meneer Sudibyo adalah inspirasi luar biasa bagi saya. Tetap sehat ya,Bu, Pak. Betapa kami masih membutuhkan bimbingan Ibu Bapak untuk membantu kami merampungkan pekerjaan kami hingga selesai nanti. Oia, untuk masalah seminar Masyarakat Pernaskahan bulan September depan, tenang saja, Bu. Kami ada di garda terdepan. Niat saya pengen liat Annabel The Gallop sih, hihi 
8. Partner diskusi dan bertukar ide yang kadang nyolotnya ga ketulungan, Afif! Terima kasih, gara-gara kamu aku tau artinya atis. PELIIS, JANGAN SURUH AKU SAMPULIN BUKU KAMU YAAAAK! oia, aku masih utang bayarin kamu makan loh, atau kita lupakan saja. oke? deal! *jabatan*
Juga Cakra, makhluk yang tega ngatain Anggi lucuk. Si Anggi kesinggung tauk karena ngerasa dia bukan badut, haha. Niat nyepeda ke Kaliurang kita tunda sampe kamu ketemu pick-up buat ngangkut sepeda kita ke atas ya, setelah dari atas baru kita naekin sepedanya menuju kota Jogja. Oke ga ideku?
9. Sekotak pempek dari Palembang yang datengnya ga terkira. Akhirnya budak-budak Jogja bisa kumpul setelah sekian lama, betapa saya merindukan @gemahp, @joko_eryawan, @edyisw, andar, dan lain-lain. big thanks to umak @khotidamiyati. Love u soooo…
10. Terakhiiiir, saya kirim lope-lope saya di udara buat Babang Danny o’Donoughe, Your voice lo bang, bikin patah hati tingkat dewa saya tiba-tiba terangkat ke udara. Ya Tuhan, ijinkan saya sempat menonton konsernya The Script sebelum saya begitu menua. Saya telah melewatkan kesempatan menonton konser terakhir Westlife sebelum mereka bubar tahun ini. Jangan jadikan saya kembali menyesal ya Tuhan…
Terlalu abstrak memang, tapi kejadian-kejadian yang saya alami sepanjang awal tahun hingga saat ini memang melibatkan banyak orang. Segelintir kejadian atau nama yang saya singgung di atas hanya sebagian, benar-benar sebagian dari potongan hidup saya selama ini. Benar. Masih banyak hal lain yang luput saya tulis. Begitulah manusia, terkadang hal-hal remeh dalam kepala bisa sedemikian mudah dilupakan.
Memory, perishable and enduring, is the brain archive. It is a marvel of neuronic circuicity. But remember this, it is through memory that we hold on to those we love.
Walaupun begitu, sekali lagi, yaa… SEKALI LAGIIIIII. TERIMAKASIIIIIIIIIIIHHHH…TERIMAKASIIIIIIIIIIIHHHH…TERIMAKASIIIIIIIIIIIHHHH…
Terima kasih sekali telah mengisi hidup Dwi Oktarina selama ini. Semoga Tuhan berkenan membalas setiap kebaikan yang kalian berikan kepada saya. Terima kasih. Semoga bahagia selalu ada dalam hati kita